Untuk melepas stress dan mengisi libur setelah UAS kami dari perkumpulan "Mesin Petualang" melakukan perjalanan ke gunung Cikuray, Garut. Pada tanggal 29 Mei - 1 Juni 2015.
Dengan meeting point atau titik kumpul di masjid Terminal Kampung Rambutan, meeting point ini disetujui mengingat kami tidak berasal dari satu daerah melainkan berbagai wilayah, ada yang dari Bekasi, Tangerang Selatan, Bogor, dan Depok.
Di pamflet terlihat jam untuk berkumpul adalah 16.00 WIB atau jam 4 sore pada tanggal 29 Mei, namun seperti kebanyakan anak muda jaman sekarang, yaitu memiliki jam karet. Nyatanya hanya 2 orang yang sudah datang dari jam 4 sore sisanya ngaret semua bahkan ada yang baru datang jam 10 malam.
Kami mencari bis tujuan ke garut, dan untungnya tidak sulit untuk mendapatkan bis dengan tempat duduk yang masih kosong.
DAY 1 (30 Mei 2015)
Sesampainya di Garut kami turun di pom bensin Tanjung, di sini sudah banyak mobil pickup yang menjajakan jasa untuk mengantar ke tempat tempat tertentu bagi para pendaki, kami memilih salah satu dari sekian banyak mobil pickup disana dan meminta sang sopir untuk mengantar ke Pos Pemancar, Pos Pemancar adalah salah satu pos awal pendakian untuk menuju ke puncak gunung Cikuray.
langit masih gelap, angin malam yang dingin seakan menusuk badan hingga ke tulang. Namun semua itu tidak seberapa dibanding indahnya pemandangan dari atas mobil pickup tanpa atap, bintang bintang bertaburan sangat indah, di kiri - kanan jalan dipenuhi kebun teh, jalan yang hanya cukup untuk satu buah mobil dan tanpa penerangan jalan sedikitpun membuat mata semakin jelas untuk melihat bintang.
sampai di Pos Pemancar kami singgah disebuah warung dengan tempat duduk terbuat dari kayu, tidur sejenak sambil mengisi tenaga yang akan dikuras esok harinya
Cahaya Matahari muncul malu malu, namun kami sedikit kecewa dengan langit yang ternyata tidak mendukung dengan memberikan awan mendung, kami berharap agar sekitar jam 7 pagi awan mendung akan menghilang dan harapan kami ternyata tidak sia - sia, cuaca menjadi cerah dengan sinar matahari yang mentereng.
kiri - kanan : Irana, Rommy, Elzar (penulis), Dean, Dede, Herdiana, Luqman, Raffi, Rozi
bawah : Surya, Handika
bawah : Surya, Handika
Ini adalah foto pagi hari pertama saat akan memulai pendakian ke gunung Cikuray, terlihat pakaian masih rapih dan bersih.
Ditengah perjalanan mendaki kami menemukan kendala yaitu ternyata tidak ada sumber air minum sampai ke puncak, padahal menurut info beberapa orang yang pernah ke gunung ini terdapat mata air di track mendaki, kemudian kami bertanya kepada beberapa orang yang melintas, jawaban mereka adalah mata air yang selama ini digunakan oleh para pendaki ternyata sudah kering.
Lalu kami mengambil tindakan dengan memecah perjalanan menjadi 2 kelompok, kelompok pertama jalan menuju ke puncak lalu membangun tenda secepatnya dan kelompok kedua turun ke pos Pemancar untuk mengambil air. Barang barang dari carrier (tas gunung) kelompok yang turun mengambil air dimasukkan ke dalam carrier kelompok yang naik kepuncak sehingga air dapat dibawa lebih banyak oleh kelompok yang turun.
Hari sudah gelap namun kami masih belum juga mencapai puncak dan akhirnya memutuskan untuk mendirikan tenda di pos 7, kemudian sekitar jam 9 malam akhirnya kami berkumpul juga dengan kelompok yang turun mengambil air.
Badan lelah, energi terkuras, kami pun memasak untuk makan malam dan membuat minuman menghangatkan tubuh, selesai makan kami langsung tidur sampai pagi hari.
DAY 2 (31 Mei 2015)
Bangun pagi dengan tenaga yang sudah terisi dan badan terasa segar walaupun tidur belum puas, kami membuat sarapan untuk mengisi perut yang sudah mulai keroncongan.
Badan lelah, energi terkuras, kami pun memasak untuk makan malam dan membuat minuman menghangatkan tubuh, selesai makan kami langsung tidur sampai pagi hari.
DAY 2 (31 Mei 2015)
Bangun pagi dengan tenaga yang sudah terisi dan badan terasa segar walaupun tidur belum puas, kami membuat sarapan untuk mengisi perut yang sudah mulai keroncongan.
Foto suasana tempat camp di pos 7
selesai makan kami berfoto foto lalu kemudian berkemas untuk bersiap melanjutkan perjalanan menuju puncak gunung Cikuray.
kiri-kanan : Herdiana, Irana, Elzar (penulis)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar